Banyak orang tidak menyadari bahwa cahaya buatan dari perangkat elektronik seperti ponsel, komputer, atau televisi dapat memengaruhi cara tubuh bersiap untuk tidur. Tubuh manusia memiliki ritme alami yang disebut ritme sirkadian — jam biologis yang mengatur kapan kita merasa terjaga dan kapan kita mengantuk. Cahaya, terutama cahaya biru dari layar elektronik, dapat mengacaukan ritme ini.
Cahaya biru menekan produksi melatonin, hormon alami yang membantu tubuh merasa mengantuk. Ketika kita menatap layar hingga larut malam, otak mengira masih siang hari dan menunda sinyal untuk tidur. Akibatnya, kita mungkin sulit terlelap atau merasa tidak segar keesokan harinya.
Untuk membantu tubuh kembali ke ritme alaminya, cobalah beberapa kebiasaan berikut:
- Matikan layar gadget setidaknya 30–60 menit sebelum tidur.
- Gunakan fitur “mode malam” atau “cahaya hangat” di perangkat Anda.
- Hindari pencahayaan terang di kamar sebelum tidur, pilih cahaya lembut atau lampu kuning.
Dengan membatasi paparan cahaya buatan di malam hari, tubuh dapat beristirahat lebih baik dan tidur menjadi lebih berkualitas.

